Indonesia mengindonesiakan orang papua telah gagal total(Almahrum)sebab
kegagalan itu tahun 1969,sehingga
pemerintah Indonesia tidak mampu menyelesaikan
konflik di Wilayah Papua keseluruhannya.sebab tahun ketahun pemerintah Indonesia
sengaja mengesampingkan sejarah masa
lalu dan sesalahan itu di tutupi dengan kebijakan-kebijakan lain yaitu berupa
Otsus,UP4B,Pendekatan,pembangunan,pendidikan,kesehatan dan sebagainya tetapi
realitanya tidak terbukti efektifitas dari pada kinerja pemerintah Indonesia dan pejabat-pejabat papua,dan segala macam program
buatan pemerintah Indonesia tidak jelas dan semuanya kepentingan
pemerintah Jakarta dan pejabat-pejabat papua yang tidak jelas yang
selalu hidup dengan suapan-suapan pemerintah Indonesia.oleh sebab itu bagi
rakyat papua tidak berfungsi segala
macam program pemerintah Indonesia dan di balik semuanya itu dengan tujuan
memusnahkan ras malanesia Papua Barat yang berbicara atas kebenaran tetapi malahan oknum TNI dan POLRI Indonesia kebenaran itu di balas dengan kekerasan.
sebabnya kami rakyat papua menyatakan kepada pemerintah Indonesia bahwa
berpendudukan Ilegal di atas muka bumi papua mau tak mau tanpa syarat harus
keluar.sebab pemerintah Indonesia mempertahankan wilayah papua barat SDA itu
pun hanya kepentingan Jakarta dengan Negara-negara
yang bekerja sama dengan penjajah
kolonialisme dan imperalisme Indonesia.dan menghabiskan hasil kekayaan
Alam papua.
Kamis, 27 Maret 2014
Senin, 03 Maret 2014
Yerisiam News: DI TUDING SEBAGAI KURIR OPM, SATU PELETON BRIMOB D...
Yerisiam News: DI TUDING SEBAGAI KURIR OPM, SATU PELETON BRIMOB D...: Yerisiam News/Nabire - Status politik papua dan aksi-aksi revolusi TPN-OPM yang bergerilya di hutan akhir-akhir ini membuat, pemerintah i...
inilah perbuatan biadab yang di lakukan kelompok Kriminal gabungan TNI dan POLRI indonesia yg selalu di terapkan Di keseluruhan Wilayah papua.sehingga kami nyatakan Kepada NKRI kekebalan Hukum,mengesampingkan hukum,sebanrnya dalam perlawanan Bersenjata yang pegang senjata adalah Musuhmu dan yg tidak pegang senjata harus memberikan pengayoman,perlindungan,keamanan dari rasa takut,dalam keadaan Bahaya dan sebagainya.dan kami tahu bahwa penembakan yang terjadi di keseluruhan wilayah Papua pelakunya jelas,sebab pelaku tidak pernah menembunyikan.
selain menyatakan diri penembakan yang terjadi di keseluruhan wilayah Papua Barat ialah Murni dari Tentara Pembabasan Nasional Papua Barat berarti pelakunya jelas.
tetapi kenapa perbuatan Membabibuta kelompok Kriminal TNI dan POLRI Indonesia menangkap Masyarakat,menembak orang yg tidak sangkut paput dgn kelompok kebenaran yang benar-benar memperjuangkan Nasib Orang Papua dan Mempertahankan Jati diri Ras Malanesia Bangsa Papua.
TNI dan POLRI yang bertugas Di keseluruhan Wilayah Papua benar-benar Menalankan tugas tidak sesuai dengan UUD 1945.selain UUD 1945 jadikan alat pembunuh,pemusnah,pemerkosa,dan sebagainya.oleh sebabnya rakyat Papua barat menyatakan kepada Penjajah kolonialisne dan imperalisme indonesia yang merajalela di wilayah Papua Barat harus dan harus di hancurkan tidak ada yang terkecuali.
perlawanan bersenjata tentara pembebasan Nasional Papua Barat benar-benar mau menghancurkan keutuhan NKRI.dan perlawanan kami tidak batas waktu yang di tentukan.
FREE WEST PAPUA....
inilah perbuatan biadab yang di lakukan kelompok Kriminal gabungan TNI dan POLRI indonesia yg selalu di terapkan Di keseluruhan Wilayah papua.sehingga kami nyatakan Kepada NKRI kekebalan Hukum,mengesampingkan hukum,sebanrnya dalam perlawanan Bersenjata yang pegang senjata adalah Musuhmu dan yg tidak pegang senjata harus memberikan pengayoman,perlindungan,keamanan dari rasa takut,dalam keadaan Bahaya dan sebagainya.dan kami tahu bahwa penembakan yang terjadi di keseluruhan wilayah Papua pelakunya jelas,sebab pelaku tidak pernah menembunyikan.
selain menyatakan diri penembakan yang terjadi di keseluruhan wilayah Papua Barat ialah Murni dari Tentara Pembabasan Nasional Papua Barat berarti pelakunya jelas.
tetapi kenapa perbuatan Membabibuta kelompok Kriminal TNI dan POLRI Indonesia menangkap Masyarakat,menembak orang yg tidak sangkut paput dgn kelompok kebenaran yang benar-benar memperjuangkan Nasib Orang Papua dan Mempertahankan Jati diri Ras Malanesia Bangsa Papua.
TNI dan POLRI yang bertugas Di keseluruhan Wilayah Papua benar-benar Menalankan tugas tidak sesuai dengan UUD 1945.selain UUD 1945 jadikan alat pembunuh,pemusnah,pemerkosa,dan sebagainya.oleh sebabnya rakyat Papua barat menyatakan kepada Penjajah kolonialisne dan imperalisme indonesia yang merajalela di wilayah Papua Barat harus dan harus di hancurkan tidak ada yang terkecuali.
perlawanan bersenjata tentara pembebasan Nasional Papua Barat benar-benar mau menghancurkan keutuhan NKRI.dan perlawanan kami tidak batas waktu yang di tentukan.
FREE WEST PAPUA....
PERLAWANAN BERSENJATA TPN-PB BENAR-BENAR MAU MENGHANCURKAN KEUTUHAN NKRI YANG MERAJALELA DI PAPUA.
Mr:Brigent Kwalik
Perlawanan bersenjata tentara pembebasan nasional papua barat benar-benar mau menghancurkan ke utuhan NKRI yang merajalela di Papua,yang berpendudukan ilegal di atas muka bumi papua barat.dan disini kami masing-masing pertahanan di pemerintahkan kepada setiap kodan yang ada di wilayah papua barat dari Sorong hingga Merauke harus bersatu dan melawan kolonialisme dan imperalisme penjajah Indonesia.
Kepada setiap Institusi Tentara Pembebasan Nasional Papua
Barat mulai dari Panglima Tinggi, Komando Wilayah Pertahanan, Komando Daerah
Pertahanan, Batalyon, Peleton hingga Regu, agar mempersiapkan diri untuk perang
melawan Kolonialisme Indonesia, Imperalisme dan Kapitalisme Global yang sedang
merajalela di Tanah Papua
sejak Perintah ini ditetapkan, hingga batas waktu yang tidak
ditentukan.
Perlawanan Bersenjata TPN-OPM Papua Barat diarahkan kepada TNI (Tentara Nasional Indonesia) Perlawanan bersenjata (Wage War) melawan kekuatan Kolonial Indonesia (TNI-POLRI) harus di mulai dan POLRI (Polisi Republik Indonesia).
Dalam perlawanan bersenjata ini, Rakyat sipil Papua Barat, Non Papua Barat dan Warga Asing diberi kebebasan untuk melakukan aktifitas seperti biasanya.
Perlawanan Bersenjata TPN-OPM Papua Barat diarahkan kepada TNI (Tentara Nasional Indonesia) Perlawanan bersenjata (Wage War) melawan kekuatan Kolonial Indonesia (TNI-POLRI) harus di mulai dan POLRI (Polisi Republik Indonesia).
Dalam perlawanan bersenjata ini, Rakyat sipil Papua Barat, Non Papua Barat dan Warga Asing diberi kebebasan untuk melakukan aktifitas seperti biasanya.
Bagi masyarakat sipil baik warga Papua Barat, Non Papua
maupun Warga Negara Asing yang berada di tanah Papua Barat yang diketahui
sebagai mata-mata TNI-POLRI atau yang bekerja buat TNI-POLRI, maka mereka
adalah musuh kita yang harus di musnahkan.
Perlawanan ini akan dilakukan kembali, setelah ada kesepakatan-kesepakatan dan atau perundingan-perundingan bersama dalam rangka pembebasan Nasional Papua Barat yang jelas.
Perlawanan ini akan dilakukan kembali, setelah ada kesepakatan-kesepakatan dan atau perundingan-perundingan bersama dalam rangka pembebasan Nasional Papua Barat yang jelas.
Di bagian penutupnya, diperintahkan agar dengan Perintah ini,
mengajak seluruh jajaran Angkatan
Bersenjata TPN-OPM Papua Barat untuk bersama-sama bergadengan tangan, merebut
serta membebaskan kembali
Tanah Papua Barat dari kungkungan kolonial Indonesia.
Langganan:
Postingan (Atom)
